JABAR MEMANGGIL -Pesanan keranjang bambu sebagai pengganti plastik untuk membungkus daging qurban melonjak menjelang Hari Raya Idul Adha. 

Tren ini terlihat jelas di Dusun Andir, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, di mana warga beralih dari kerajinan tradisional ke produk ramah lingkungan ini.

Awalnya, keranjang bambu atau bongsang di dusun tersebut banyak digunakan untuk membungkus tahu dan ubi Cilembu. Namun, karena harga plastik yang terus naik, permintaan kini bergeser ke kemasan daging kurban. 

Dadang Gunawan, salah seorang pengrajin, mengungkapkan lonjakan pesanan ini menjadi berkah di tengah situasi ekonomi.

"Alhamdulillah, permintaan banyak, apalagi sekarang mau Idul Adha. Plastik kan mahal sekarang, jadi bukan hanya bongsang buat tahu, tapi buat daging kurban juga permintaannya melonjak," ujar Dadang saat ditemui Rabu (13/5/2026).

Dengan 60 kepala keluarga terlibat, produksi ditingkatkan maksimal. Satu keluarga mampu menghasilkan 100-150 keranjang per hari. 

Pesanan bahkan meluber ke luar Sumedang hingga di luar Jawa Barat. Dadang menambahkan, peningkatan ini dorong omzet naik hingga 20 persen, mendongkrak ekonomi keluarga.

Harga satu set 100 keranjang bambu dijual Rp50.000–Rp60.000, tergantung ukuran dan kualitas. Inisiatif ini tak hanya untungkan pengrajin lokal, tapi juga dukung gerakan kurangi plastik sekali pakai jelang Idul Adha.