JABAR MEMANGGIL - Sebanyak 424 prajurit Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional (Pam Obvitnas) PT Freeport Indonesia Unit 301/PKS Yonif 301/Prabu Kian Santang Sumedang kembali disambut hangat setelah menuntaskan tugas negara dengan penuh dedikasi dan kehormatan.

Upacara penyambutan dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir sebagai inspektur upacara di Lapangan Siliwangi Yonif 301 Prabu Kian Santang, Sabtu malam (9/5/2026).

Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para prajurit menjalankan tugas pengamanan objek vital nasional strategis milik negara.

“Saudara-saudara telah membuktikan bahwa prajurit Yonif 301 Prabu Kian Santang mampu menjalankan amanah negara dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian yang luar biasa,” ujar Dony.

Menurutnya, tugas pengamanan objek vital nasional bukanlah tugas ringan. Dibutuhkan kesiapan fisik dan mental, disiplin tinggi, loyalitas, serta jiwa patriotisme dalam setiap pelaksanaannya.

Dirinya menegaskan, keberadaan prajurit TNI di kawasan strategis nasional tidak hanya menjaga keamanan objek vital, tetapi juga menjaga stabilitas nasional, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung keberlangsungan pembangunan bangsa.

“Kami bangga karena putra-putra terbaik Sumedang mampu menunjukkan kualitas, integritas, dan kehormatan sebagai prajurit sejati. Nama baik satuan, daerah, dan institusi telah saudara jaga dengan sangat baik selama penugasan,” katanya.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar prajurit yang dinilai memiliki peran penting di balik keberhasilan pelaksanaan tugas negara.

“Di balik keberhasilan seorang prajurit, ada doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang luar biasa. Kepada para istri, orang tua, dan keluarga besar prajurit, kami sampaikan terima kasih atas keteguhan dan kesabarannya,” ucapnya.

Dony berharap pengalaman selama penugasan menjadi bekal berharga bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia pun berpesan agar semangat bela negara, kedisiplinan, loyalitas, gotong royong, dan cinta tanah air yang ditunjukkan oleh para prajurit dapat menjadi teladan bagi generasi muda.

“Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat pengabdian ini harus tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tuturnya.