JABAR MEMANGGIL— Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Komitmen tersebut dibuktikan lewat peresmian hasil revitalisasi ruang kelas baru di SD Negeri Ambit, Kecamatan Situraja, oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada Jumat (7/8/2026).
Proyek revitalisasi yang menelan anggaran lebih dari Rp1 miliar ini merupakan bagian dari program nasional yang digulirkan oleh pemerintah pusat bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan setiap satuan pendidikan memiliki fasilitas yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
"Revitalisasi sekolah merupakan program Bapak Presiden Prabowo. Revitalisasi ini dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumedang," ujar Dony.
Dony menambahkan, Kabupaten Sumedang mendapat perhatian cukup besar dari pemerintah pusat. Tercatat lebih dari 100 sekolah di wilayah Sumedang menerima manfaat dari program revitalisasi ini.
Fasilitas Lebih Layak dan Representatif
Bupati mengapresiasi hasil revitalisasi di SDN Ambit yang dinilainya sangat baik. Ketersediaan bangunan yang kokoh dan bersih kini memberikan rasa tenang bagi seluruh warga sekolah.
"Hasil revitalisasi di SD Ambit ini luar biasa. Bangunannya sudah bagus, bersih, dan kuat. Sehingga para guru, orang tua siswa, dan anak-anak tidak lagi merasa khawatir terhadap kondisi bangunan," ungkapnya.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan kegiatan belajar mengajar (KBM). Ketika fasilitas memadai, guru dapat mengajar lebih optimal dan siswa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, Dony menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap sektor pendidikan daerah.
Sinergi Revitalisasi Sekolah dan Makan Bergizi Gratis (MBG)
Selain pembenahan fisik bangunan, Dony menyoroti pentingnya sinergi antara penyediaan sarana pendidikan yang layak dengan peningkatan gizi anak-anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga diusung pemerintah pusat.
"Pemerintah menyediakan sekolah dengan fasilitas yang bagus, kemudian MBG juga disalurkan. Kalau masih ada kekurangan, tentu akan kita perbaiki dan sempurnakan ke depannya," jelas Dony.
Di akhir peresmian, Bupati berpesan kepada pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk merawat serta menjaga kebersihan bangunan baru tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Jaga kebersihannya, pelihara bangunan ini dengan baik. Kemudian tingkatkan terus kualitas mengajarnya. Dengan begitu, kita berharap lahir anak-anak yang berprestasi, berakhlak baik, memiliki daya saing, dan mampu mencapai cita-citanya," tutupnya.