JABAR MEMANGGIL– Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limbangan di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, kembali menjadi sorotan. Meski bangunan utama telah berdiri sejak beberapa tahun lalu, hingga kini rumah sakit tersebut belum juga beroperasi dan belum dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan rumah sakit masih belum difungsikan. Sejumlah area di sekitar gedung ditumbuhi rumput dan semak liar, sementara akses menuju lokasi juga terlihat belum tertata secara optimal.
RSUD Limbangan mulai dibangun pada tahun 2020 dengan anggaran puluhan miliar rupiah. Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi fasilitas kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah Garut Utara guna memperluas akses layanan kesehatan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan. Ia menyayangkan belum adanya alokasi anggaran pada tahun ini untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit tersebut.
Menurut Yudha, penyelesaian RSUD Limbangan harus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Garut karena keberadaan rumah sakit sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya menekan angka kematian ibu dan anak di wilayah Garut Utara.
Yudha juga mendorong Pemkab Garut segera menyiapkan anggaran penyelesaian proyek sekaligus menargetkan RSUD Limbangan dapat selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2027.
"Keberadaan RSUD Limbangan merupakan kebutuhan masyarakat Garut Utara. Karena itu pemerintah daerah harus segera menuntaskan pembangunan dan memastikan rumah sakit ini bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkas Yudha.