JABAR MEMANGGIL— Momen unik dan emosional terjadi di tengah gelaran kuliah umum mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang.
Seorang atlet renang sekaligus mahasiswa baru Unpad memberanikan diri menyampaikan keluh kesahnya secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Senin (10/8/2026).
Mahasiswa tersebut menceritakan dinamika alotnya pencairan bonus prestasi yang menjadi haknya usai sukses membela Kabupaten Bekasi dan memborong sejumlah medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) maupun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
"Saya sudah menandatangani berkas administrasi pencairan bonus sebesar Rp30 juta dari Dispora Jawa Barat sejak Maret lalu. Namun, sampai saat ini dana tersebut belum kunjung masuk ke rekening," ungkap atlet muda tersebut di hadapan ribuan mahasiswa di Lapangan Sepakbola Jati Unpad.
Gubernur Langsung Minta Kejelasan
Mendengar aduan tersebut, Dedi Mulyadi bergerak cepat. Di lokasi acara, pria yang akrab sapa KDM ini langsung mencoba menghubungi Bupati Bekasi melalui telepon seluler untuk meminta klarifikasi.
Meski panggilan teleponnya belum mendapat respons saat itu, KDM pasang badan dan memberikan jaminan kepastian bagi sang atlet.
"Jadi bonusnya belum turun, udah diproses, minggu ini turun," tegas KDM.
Komitmen Kawal Hak Atlet Tanpa Potongan
Tak berhenti di situ, Gubernur Jawa Barat tersebut menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh proses penyaluran bonus atlet di seluruh wilayah Jawa Barat.
Ia menekankan bahwa hak para pahlawan olahraga tidak boleh terhambat oleh urusan birokrasi, apalagi dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pemerintah Provinsi Jabar juga akan memantau jalannya pencairan hingga dana benar-benar masuk ke rekening atlet.
Langkah sigap sang Gubernur pun disambut riuh tepuk tangan dari ribuan mahasiswa baru yang memadati Lapangan Jati Unpad Jatinangor.