JABAR MEMANGGIL — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi membuka Penataran Pelatih Tingkat Lanjut KONI Kabupaten Sumedang Tahun 2026 di Pondokan Hanjuang Hegar, Kecamatan Cimalaka, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan diikuti 84 pelatih dari 42 cabang olahraga.Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan kebanggaan dan kebahagiaannya dapat hadir di tengah para pelatih yang dinilainya memegang peran krusial dalam kemajuan dunia olahraga daerah.
"Di balik atlet yang hebat selalu ada pelatih yang hebat. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi langkah strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi," ujar Dony.
Dirinya menekankan bahwa prestasi tidak muncul secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang panjang dan berkelanjutan.
Ia mengapresiasi KONI Kabupaten Sumedang yang menyelenggarakan penataran ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Menurutnya, pelatih saat ini dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, dan mengikuti perkembangan ilmu keolahragaan yang semakin modern dan kompetitif. Ia mengajak para peserta untuk bersikap terbuka terhadap metode dan pemikiran baru.
"Open mind, buka pikiran terhadap ilmu dan metode baru. Open heart, buka hati untuk menerima perubahan," pesan Bupati.
Lebih jauh Dony mengimbau seluruh insan olahraga untuk memperkuat sinergi antar cabang olahraga. Menurutnya, kolaborasi dan saling berbagi pengalaman menjadi kunci membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.
Di akhir sambutan, Bupati Dony berharap penataran ini menjadi momentum perubahan dalam cara berpikir dan melatih atlet sehingga lahir atlet-atlet juara yang mampu mengharumkan nama Sumedang.
Ketua Panitia, Budi Arianto, dalam laporan kegiatan menjelaskan kegiatan ini diikuti 84 pelatih dari 42 cabang olahraga.
Budi menyatakan penyelenggaraan penataran merupakan bentuk pengabdian KONI kepada Kabupaten Sumedang dalam menyiapkan sumber daya olahraga yang berkualitas.
"Para pelatih harus saling mendukung dan berkolaborasi agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membanggakan Sumedang," ujarnya.
Penataran ini digelar sebagai bagian dari rangkaian pembinaan menuju Porprov Jawa Barat, dengan materi yang meliputi metode latihan modern, pengelolaan pembinaan atlet, dan penguatan kompetensi pelatih.