JABAR MEMANGGIL— Seorang siswa kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan tewas setelah tenggelam di aliran Sungai Cipeles, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu siang. Korban diidentifikasi sebagai Noval Budianto (14), warga Lingkungan Ketib, Kelurahan Kota Kaler.
Menurut keterangan saksi, Noval sedang berenang bersama empat temannya sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa naas terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban nekat melompat dari atas tebing ke bagian sungai yang diketahui memiliki kedalaman 5 meter lebih.
Diduga karena kelelahan, Noval tidak mampu berenang dan langsung terseret arus.Teman-teman korban sempat berupaya menolong, namun karena derasnya aliran air mereka memilih segera menepi dan meminta bantuan warga sekitar.
"Teman-temannya sempat mencoba menolong. Namun karena takut dengan derasnya aliran air, mereka akhirnya memutuskan untuk segera menepi dan meminta bantuan kepada warga sekitar," kata salah seorang rekan korban.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Dinas Pemadam Kebakaran, Palang Merah Indonesia (PMI), dan warga segera dikerahkan melakukan pencarian. Evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar dua jam karena derasnya arus bawah dan kedalaman lebih dari lima meter di lokasi kejadian.
Anggota Damkar Sumedang, Ade Zohansah, menyatakan tim harus menggunakan alat bantu darurat berupa bambu karena medan sulit. "Korban terbawa arus ke dalam.
"Alhamdulillah bisa ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia," ujar Ade.
Setelah ditemukan di dasar sungai, jasad Noval dievakuasi kemudian dibawa ke rumah duka di Lingkungan Ketib. Tangis keluarga tak terbendung saat petugas membawa jenazah korban, yang kemudian akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga.