JABAR MEMANGGIL -Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya berjalan sesuai ketentuan. Kepastian itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama Hiswana Migas DPC Kabupaten Garut di Kecamatan Cilawu, Kamis (26/3/2026).


Dalam forum yang dihadiri pemerintah daerah, pelaku usaha energi, hingga perwakilan Pertamina tersebut, Bupati menekankan pentingnya penguatan komunikasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pasokan energi di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.


Bupati menyebut, distribusi energi tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga ketepatan sasaran dan pengawasan di lapangan.


“Komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus lebih intens. Tantangan ke depan menuntut kita untuk melakukan antisipasi sejak dini,” ujar Syakur Amin.


Ketua Hiswana Migas DPC Garut, Iday Hidayatulloh, menilai forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam penyaluran BBM dan elpiji, terutama karena peran agen dan SPBU sebagai garda terdepan pelayanan energi.
Ia mengingatkan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi, guna memastikan distribusi berjalan adil dan tepat sasaran.


“Pelaku usaha energi adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Integritas dan profesionalisme menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” tegas Iday.


Sementara itu, perwakilan Pertamina, Jamal Bachtiar, memastikan stok BBM dan elpiji di Kabupaten Garut dalam kondisi aman, khususnya selama periode arus mudik dan balik Lebaran.


Ia menyebut, penyaluran energi selama masa Satuan Tugas (Satgas) Lebaran, yang berlangsung dari H-14 hingga H+14, berjalan lancar tanpa gangguan signifikan.


“Secara umum penyaluran di Garut berjalan lancar. Stok BBM dan elpiji aman, dan kami terbuka untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar Jamal.


Pemerintah berharap, kolaborasi antara regulator dan pelaku usaha ini dapat menjaga stabilitas energi, sekaligus mencegah potensi kelangkaan maupun penyimpangan distribusi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.