Perampok Bersenjata Pisau Todong Karyawan Alfamart, Pelaku Ditangkap dalam 1 Jam

jabar.memanggil.co
Pelaku perampokan bersenjata pisau menodong karyawan Alfamart di Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

JABAR MEMANGGIL— Seorang pelaku perampokan bersenjata pisau menodong karyawan Alfamart di Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, pada Kamis pagi (pukul 07.00 WIB). 

Aksi nekat itu terekam kamera amatir yang beredar dan memperlihatkan seorang karyawan perempuan menangis histeris saat pelaku masuk ke toko.

Baca juga: Tuntaskan Pengabdian 3 Bulan, Alumni Pejuang Digital Sumedang Resmi Dilepas

Menurut keterangan saksi dan rekaman video, perampokan terjadi saat toko baru saja dibuka. Begitu pelaku masuk ke dalam minimarket, pelaku langsung mengacungkan pisau ke arah korban. 

Saat kejadian, pelaku yang kemudian diidentifikasi sebagai Fadil (25), warga Majalaya, Kabupaten Bandung, melarikan diri ke bagian gudang penyimpanan barang.

Anggota Polsek Cimalaka yang menerima laporan dari masyarakat bergerak cepat. Sekitar pukul 08.00 WIB pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa untuk dimintai keterangan. 

Baca juga: Wirahebat Batch 4, Jalan Garut Membangun Ekonomi dari Industri Kecil

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan bahwa penangkapan tersebut berlangsung kurang lebih satu jam setelah laporan diterima.

"Ini berkat kerjasama masyarakat yang cepat melaporkan tindak pidana tersebut ke polisi sehingga kita bisa bertindak dengan cepat dan mengamankan tersangka, yang saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan kasus," kata AKBP Sandityo.

Korban perempuan mengalami luka sayatan pada tangan kanan akibat terkena pisau pelaku. Korban segera dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: 93 Jamaah Haji Kloter 29 Asal Sumedang Kembali, 1 Orang Masih Dirawat di Madinah

Polisi belum menutup kemungkinan adanya pelaku lain dalam perampokan ini. 

"Yang kita amankan baru satu orang tersangka," ujar Kapolres, seraya menambahkan penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan orang lain.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru