JABAR MEMANGGIL— Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, ikut serta dalam kegiatan penanaman bibit pohon dan penebaran benih ikan di kawasan Waduk Jatigede, Rabu (3/6/2026).
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Tanjung Duriat tersebut dihadiri Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu, perwakilan instansi vertikal, komunitas lingkungan, perangkat daerah, serta masyarakat sekitar Waduk Jatigede.
Dalam kesempatan itu, ditanam 78 bibit pohon di sempadan waduk dan ditebar sebanyak 7.800 benih ikan ke perairan waduk. Jumlah pohon dan benih ikan sengaja dipilih sebagai simbol peringatan HUT ke-78 BKN.
Dalam sambutannya, Sekda Tuti Ruswati menyampaikan apresiasi kepada BKN Regional III yang memilih Kabupaten Sumedang sebagai lokasi kegiatan penghijauan dan penebaran benih ikan tahun ini.
Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada BKN Regional III yang telah menjadikan Kabupaten Sumedang sebagai lokus kegiatan ini. Tentunya kegiatan ini akan memberikan manfaat besar bagi daerah, termasuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata yang dimiliki Sumedang, salah satunya kawasan wisata Tanjung Duriat di Jatigede," ujar Tuti.
Tuti berharap pohon-pohon yang ditanam dapat memperkuat tutupan hijau di kawasan Waduk Jatigede, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mencegah erosi. Ia menegaskan bahwa aksi penanaman akan dilanjutkan tidak hanya di Jatigede, tetapi juga di Menara Kujang Sapasang, Taman Seribu Cahaya, sepanjang Jalan Lingkar Utara, dan sejumlah lahan kritis di Cimanggung sebagai bagian dari upaya penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Lebih jauh, Sekda menyebut wilayah Cimanggung dan Jatinangor termasuk kawasan DAS Citarum yang membutuhkan perhatian khusus untuk rehabilitasi lahan kritis dan pelestarian lingkungan. Ia juga meminta perangkat daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat sekitar agar aktif merawat bibit yang telah ditanam agar tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
Terkait penebaran benih ikan, Tuti menyatakan bahwa langkah ini strategis untuk mendukung sektor perikanan di Waduk Jatigede, yang kini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat setelah penggenangan waduk menyebabkan peralihan mata pencaharian dari pertanian ke perikanan.
"Ini merupakan kontribusi yang luar biasa. Insya Allah ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Waduk Jatigede," kata Tuti.
Ia menambahkan harapan agar hasil perikanan Jatigede dapat menjadi sumber bahan baku program pemerintah, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga memberi nilai tambah bagi perekonomian lokal.
Sementara itu, Kepala Kantor Regional III BKN Wahyu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen BKN untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
"Kami ingin peringatan HUT BKN tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Penanaman pohon dan penebaran benih ikan ini merupakan ikhtiar kami untuk mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Editor : Husni Nursyaf