JABAR MEMANGGIL - Sehari setelah pembukaan resmi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0608/Cianjur langsung bergerak ke lapangan untuk memulai pekerjaan fisik. 

Fokus utama pada hari pertama adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Burhanudin di Kampung Citamiang RT 008 RW 003, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong.Pekerjaan dimulai pukul 07.00 WIB. 

Prajurit TNI dari berbagai satuan bekerja bahu-membahu bersama warga setempat meratakan tanah, membongkar bagian bangunan rusak, dan memasang bekisting sebagai persiapan pondasi dan lantai. 

Suasana gotong royong terlihat tanpa sekat antara aparat dan masyarakat yang antusias membantu meringankan beban pengerjaan.

Renovasi rumah Burhanudin merupakan bagian dari program Rutilahu yang menjadi prioritas Kepala Staf Angkatan Darat. Selama pelaksanaan TMMD kali ini, total akan direnovasi lima unit rumah warga berdasarkan verifikasi kebutuhan dari Pemerintah Desa Mekarmukti. 

Selain rumah Burhanudin, penerima bantuan meliputi rumah Entis Sutisna di Kampung Sindang, Dadan di Kampung Sinarmukti, serta dua rumah lainnya.Pada hari pertama, progres keseluruhan pekerjaan RTLH tercatat mencapai 1 persen, yang meliputi pembersihan lokasi dan persiapan pondasi. 

Satgas didukung alat kerja tiga unit mesin pengaduk beton (molen), satu set peralatan pertukangan, serta alat berat Excavator PC 75 untuk membantu pekerjaan tanah.Jumlah tenaga kerja yang diterjunkan lebih dari 200 orang. 

Rinciannya 107 personel TNI Angkatan Darat, 15 personel TNI Angkatan Laut, 20 personel TNI Angkatan Udara, delapan perangkat Pemerintah Daerah, serta sekitar 50 warga Desa Mekarmukti yang aktif bergotong royong.

Selain renovasi RTLH, Satgas juga mengerjakan betonisasi jalan sepanjang 872 meter yang pada hari pertama sudah mencapai 34,40 persen penyelesaian. Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di dua titik telah mencapai 50 persen, sementara penanaman pohon dilaporkan progres 10 persen.

Komandan Kompi Satgas  Kapten Cke Ijudin menegaskan renovasi rumah warga menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan keluarga. 

"Kami ingin memastikan Bapak Burhanudin dan keluarga dapat menempati rumah yang layak, sehat, dan aman. Semoga dengan adanya bantuan ini, kehidupan keluarga beliau menjadi lebih baik," katanya.

Cuaca cerah sepanjang hari mendukung kelancaran pekerjaan. Meski demikian, pihak Satgas tetap memantau ketersediaan air untuk menjaga kualitas dan kesinambungan pembangunan. 

Semua kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan hingga ditutup sekitar pukul 16.00 WIB.

Program pembangunan rumah layak huni ini diharapkan menjadi bukti nyata kehadiran negara sekaligus memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan desa. (Muchlis Bahtiar)