Belanja Rumah Tangga Jadi Andalan, Bupati Garut Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Reporter : Wildan Fadilah
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin Saat Memberikan Arahan Kepada ASN dilingkungan Pemkab

JABAR MEMANGGIL– Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi belanja rumah tangga dan percepatan realisasi belanja pemerintah di tengah ketidakpastian investasi global.

Dalam arahannya dihadapan para ASN, Syakur menjelaskan terdapat tiga instrumen utama yang menjadi penggerak ekonomi daerah, yakni investasi, belanja pemerintah, dan belanja rumah tangga. Meski capaian investasi Kabupaten Garut pada 2025 berhasil melampaui target, ia mengakui laju investasi pada 2026 masih menghadapi tantangan akibat kondisi global yang belum stabil.


Menurutnya, konflik geopolitik dan krisis energi dunia membuat banyak investor masih memilih bersikap hati-hati sebelum menanamkan modalnya.


Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berupaya menjaga perputaran ekonomi dengan mempercepat realisasi anggaran pemerintah, terutama untuk program bantuan sosial dan hibah agar daya beli masyarakat tetap terjaga.


Syakur meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) segera mengeksekusi program yang telah direncanakan agar anggaran yang telah dialokasikan bisa segera beredar di masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di tingkat bawah.


Selain belanja pemerintah, ia juga menilai konsumsi rumah tangga menjadi sektor yang harus terus diperkuat. Salah satu strategi yang disiapkan adalah menghadirkan berbagai kegiatan berskala massal di bidang olahraga, seni, dan budaya yang dinilai mampu memicu aktivitas ekonomi turunan.


Menurutnya, setiap kegiatan yang mampu menarik kerumunan masyarakat akan memberikan dampak langsung terhadap sektor transportasi, kuliner, hingga perdagangan kecil dan menengah.
Ia mencontohkan rangkaian agenda budaya yang digelar pekan lalu serta kejuaraan renang antar pelajar se-Jawa Barat yang baru dibuka sebagai bentuk aktivitas yang dapat menggerakkan ekonomi lokal.


Ke depan, Pemkab Garut juga berencana menggelar Liga Desa untuk cabang olahraga bola voli di berbagai kecamatan karena olahraga tersebut dinilai memiliki basis massa yang kuat di masyarakat.

Syakur juga mengingatkan jajarannya agar keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan dalam menjalankan program. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap kreatif dan fokus pada dampak ekonomi yang dihasilkan dibandingkan seremoni berlebihan.
Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana setiap kegiatan mampu menghadirkan pergerakan masyarakat yang berujung pada meningkatnya transaksi ekonomi di Kabupaten Garut.


Dengan jumlah penduduk yang besar, Syakur menilai konsumsi rumah tangga masih menjadi salah satu kekuatan utama yang harus terus dioptimalkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap positif.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru