Fikom Unpam Gelar Penyuluhan Peningkatan Kesadaran Kritis Masyarakat Desa Wisata

Reporter : Apit Haeruman
Leterasi bertajuk ‘Peningkatan Kesadaran Kritis Masyarakat Desa Wisata Sukajadi terhadap Dampak Media Sosial melalui Edukasi Literasi Digital Partisipatif’. Senin (15/12/2025). (Foto: apit hoeruman) 

 

JABAR MEMANGGIL- Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi  Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar literasi bertajuk ‘Peningkatan Kesadaran Kritis Masyarakat Desa Wisata Sukajadi terhadap Dampak Media Sosial melalui Edukasi Literasi Digital Partisipatif’. Senin (15/12/2025). 

Baca juga: Ravindra Airlangga Sosialisasikan MBG di Cilengsi Bogor: Tingkatkan Gizi Anak sekaligus Ekonomi Lokal

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wisata Sukajadi, Pandeglang, Banten. dan diikuti oleh perangkat desa, pelaku UMKM, pengelola desa wisata, pemuda, serta masyarakat setempat.

Literasi ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)  Fikom Unpam. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menyikapi perkembangan media sosial secara kritis, cerdas, dan bertanggung jawab. 

Pemateri Sandra Olifia menjelaskan bahwa Desa Wisata Sukajadi memiliki potensi besar untuk berkembang melalui pemanfaatan media digital.

Menurutnya  masyarakat perlu dibekali kemampuan literasi digital agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, melainkan juga mampu menjadi produsen konten yang positif, edukatif, dan beretika. 

“Kesadaran kritis sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang merugikan citra desa,” ujarnya.

Baca juga: Polres Sumedang Perketat Patroli Jelang Sahur, Amankan Pengendara Ugal-ugalan dan Tempat Hiburan Nakal di Bulan Ramadhan

Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan pendekatan edukasi literasi digital partisipatif. Peserta tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mempraktikkan cara memilah informasi, mengenali konten bermasalah, dan memanfaatkan media sosial untuk kepentingan promosi desa wisata. 

Metode ini dinilai efektif karena mendorong keterlibatan aktif masyarakat sesuai dengan konteks dan kebutuhan lokal.

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar literasi digital, etika bermedia sosial, dampak positif dan negatif media sosial, serta strategi pemanfaatan platform digital untuk pengembangan desa wisata dan UMKM lokal. 

Dalam literasi  juga diberikan contoh kasus nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Sukajadi, sehingga mudah dipahami dan relevan.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Sumedang: Mobil Box Terguling Tabrak Fuso dan Sedan, 8 Luka Termasuk 2 Patah Tulang

Kepala Desa Sukajadi, Sandi Wyasa, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran Fikom Unpam dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat. Menurutnya, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak di era saat ini, terutama bagi desa wisata yang ingin dikenal lebih luas melalui media sosial. 

“Kami berharap masyarakat semakin bijak dan kreatif dalam menggunakan media sosial untuk memajukan desa,” katanya.

Sementara Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Unpam, Katry Anggraeni berharap kegiatan literasi ini memberikan dampak yang siginifikan bagi warga  Sujakadi, terutama dalam peningkatan tingkat kunjungan wisatawan dan  kualitas ekonomi warga.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru