JABAR MEMANGGIL — Panitia kurban di Dusun Cimuruy, Desa Mekarmulya, Kecamatan Situraja, menghadirkan inovasi ramah lingkungan dalam pendistribusian daging kurban Iduladha 1447 H dengan menggunakan rinjing (wadah anyaman bambu) sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai.
Penggunaan rinjing ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Dusun Cimuruy.Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengurangi volume sampah plastik dan sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengrajin anyaman bambu di lingkungan sekitar.
Rinjing yang dipakai merupakan produk hasil produksi warga Dusun Cimuruy dan sekitarnya.Menjelang Iduladha, permintaan rinjing meningkat sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi para perajin lokal.
Ato Radianto, Ketua DKM Masjid At-Taqwa Dusun Cimuruy, menyatakan alasan pemilihan rinjing adalah karena nilai ramah lingkungan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat, apalagi harga plastik dinilai mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.
“Kami sengaja menggunakan rinjing untuk pembagian daging kurban agar mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, rinjing ini dibuat oleh warga sekitar sehingga secara tidak langsung bisa membantu perekonomian masyarakat dan mendukung UMKM lokal,” ujar Ato Radianto.
Selain aspek ekonomi dan lingkungan, penggunaan kemasan tradisional ini juga dianggap sebagai upaya melestarikan budaya lokal yang selama ini identik dengan masyarakat Sumedang, khususnya Dusun Cimuruy.
“Rinjing ini merupakan produk khas masyarakat kita. Kami ingin tradisi ini tetap terjaga dan terus digunakan dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” tambah Ato.
Warga menyambut positif inisiatif panitia. Mereka menilai rinjing lebih praktis, alami, dan memberi kesan unik pada pembagian daging kurban.
Salah seorang penerima daging kurban, Herni (50), menyampaikan kebahagiaannya menerima daging dalam wadah anyaman bambu.
“Bagus sekali karena lebih ramah lingkungan dan terlihat lebih tradisional. Selain menerima daging kurban, kami juga ikut mendukung hasil karya warga sendiri,” kata Herni.
Melalui inovasi ini, Ketua DKM dan panitia kurban Dusun Cimuruy berharap makin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik serta berkembangnya penggunaan produk lokal yang memberi manfaat ekonomi bagi warga setempat.