Perkuat Upaya Penanggulangan Bencana Pj. Bupati Yudia Tinjau Kesiapan BPBD

jabar.memanggil.co
Anggota BPBD Sumedang saat memperagakan salah satu alat di hadapan Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Sekda Sumedang, Tuti Ruswati. Di kantor BPBD Sumedang. Kamis (9/1/2025).

JABAR MEMANGGIL- Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik personil, peralatan maupun perlengkapan, untuk mengantisipasi bencana Hidrometeorologi wilayah Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Sekda Sumedang Ikuti Penanaman 78 Pohon dan Tebar 7.800 Benih Ikan di Waduk Jatigede

Pengecekan dilakukan bersama Sekda Tuti Ruswati di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Sumedang, Kamis (9/1/2025).

Dalam arahannya Yudia mengatakan, wilayah Kabupaten Sumedang secara geografis cukup labil dan rawan longsor, angin puting beliung, dan banjir sehingga harus selalu waspada dan siap siaga terhadap bencana.

"Kabupaten Sumedang mempunyai potensi bencana yang cukup tinggi, maka kita senantiasa meningkatkan kemampuan para personel, memastikan kesiapan perlengkapan serta sarana prasarana," katanya.

Baca juga: Polres Sumedang Lakukan Takziah ke Rumah Duka Korban Pohon Tumbang di Jatinangor

Yudia juga mengungkapkan bahwa bencana harus dihadapi secara bersama-sama, untuk itu masyarakat harus diberikan sosialisasi dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.

"Sering-seringlah melakukan simulasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat supaya apabila terjadi bencana masyarakat sudah bisa mengantisipasi. Tetapi mudah-mudahan di Kabupaten Sumedang tidak terjadi lagi bencana," ungkapnya.

Baca juga: Pohon Flamboyan Tumbang di Depan Unpad Jatinangor, 4 Pengendara Tertimpa, 2 Kritis

Yudia juga menyebutkan bahwa Pemda Sumedang tengah meningkatkan status kelembagaan BPBD menjadi level eselon dua.

"Setelah nanti meningkat status kelembagaannya, maka Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana akan menempatkan Kantor BPBD ini ke wilayah Kecamatan Pamulihan berdampingan dengan gedung BRIN jika memungkinkan. Namun kita akan survei dulu," ujarnya.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru