JABAR MEMANGGIL – Operasi SAR gabungan untuk bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mencapai hari ke-14 dengan temuan 94 bodypack. 

Sebanyak 74 di antaranya telah teridentifikasi, meski masa tanggap darurat resmi berakhir hari ini.SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan update ini dalam konferensi pers Jumat sore. 

Meskipun memasuki tahap pemulihan, pencarian korban dalam daftar Dalam Pencarian (DP) tetap dilanjutkan dengan pola adaptif, disesuaikan dinamika lapangan.Tantangan Cuaca dan Medan Hambat PencarianHari ini, tidak ada temuan baru di seluruh worksite. 

Kabut tebal dan hujan menjadi penghalang utama, membatasi jarak pandang serta stabilitas medan. Tantangan lain meliputi luas area pencarian, material longsoran jenuh air yang menyulitkan alat berat, debit air kurang untuk peralatan alkon, dan ketergantungan pada cuaca.Pukul 11.30 WIB, operasi dihentikan sementara di semua lokasi demi keselamatan personel dan alat utama (alut). 

Menurut Kabasarnas Bandung Ade Dian Permana Penghentian ini bersifat preventif dan situasional.

"Update data korban terkini hingga pukul 17.00 WIB Total bodypack ditemukann94 packBodypack teridentifikasi,  74 identitas dari 77 bodypack yang diproses, 17 masih dalam identifikasi lanjutan oleh Tim DVI.

Fase Pemulihan dengan Pendekatan Adaptif Evaluasi lintas instansi memutuskan operasi SAR berlanjut secara adaptif,  sesuaikan personel, metode, dan area fokus pada potensi temuan tinggi berdasarkan tren, pemetaan, serta masukan lapangan. 

Keselamatan personel tetap prioritas.SMC mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, dan media atas dukungan tanpa henti.

Masyarakat diminta terus berdoa agar pencarian korban tersisa berjalan aman dan optimal.Update ini disusun berdasarkan konferensi pers resmi. Pantau perkembangan lebih lanjut di situs kami. Sumber: Tim SAR Gabungan.