JABAR MEMANGGIL- Bencana pergerakan tanah melanda Dusun Caricangkas, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, pagi ini. Selasa (3/2/2026).
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu merusak berat dua rumah warga dan mengancam enam bangunan lainnya.
Suasana pagi tadi mencekam ketika bagian dapur salah satu rumah ambruk total akibat pergerakan tanah.
Pemilik rumah, Nunu Nugraha, menceritakan pengalamannya kepada awak media. "Saat kejadian sekitar pukul 2 pagi kemarin, terdengar suara retakan bangunan. Ambruknya benar-benar terjadi setelah salat Subuh, sekitar pukul 04.30 WIB," ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga yang terdampak kini mengungsi ke rumah kerabat di lokasi aman, jauh dari area rawan longsor.
Namun, kerugian material cukup besar, salah seorang pemilik rumah mengaku rugi hingga Rp70 juta.
Penyebab utama dicurigai karena kedekatan aliran Sungai Cipeles, hanya sekitar 20 meter dari pemukiman.
Warga mendesak pemerintah segera perbaiki bronjong (pembatas tebing) dan kendalikan debit air sungai yang terus meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari BPBD Sumedang dan pemerintah setempat sedang melakukan assesmen lapangan untuk evakuasi dan penanganan lanjutan.
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di musim hujan seperti sekarang.