JABAR MEMANGGIL- Polres Sumedang bersama kelompok tani di Blok Cicongkar, Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.   Lakukan panen raya jagung hibrida kuartal IV tahun 2025 seluas 15 hektar. Kamis (8/1/2026).

Menurut Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan hasil panen tersebut melimpah,juga hasilnya memuaskan dan diharapkan bisa memperdayakan masyarakat sekitar.

"Kita bekerja sama dengan Dinas Pertanian untuk sekaligus perlakuan pasca panen dengan pengeringan-pengeringan dapat diharapkan bisa mengurangi air dan hasil panen bisa diserap oleh Bulog" ucapnya.

Panen jagung hibrida ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Pemerintah di bidang ketahanan pangan serta upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung. Panen raya di wilayah Kabupaten Sumedang dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 15 hektar dengan estimasi hasil panen mencapai 118,35 ton jagung.

Kapolres menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus komitmen Polri untuk hadir dan berkontribusi langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir mendukung program strategis nasional, salah satunya ketahanan pangan. Panen raya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, menjaga stabilitas harga pangan, serta berkontribusi dalam menekan angka stunting dan membuka lapangan kerja di daerah,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang Tono Suhartono mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polres Sumedang dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pertanian.

“Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani sangat penting. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.