JABAR MEMANGGIL -Menjelang perayaan Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menggelar gerakan pangan murah yang dilaksanakan di halaman Mal Pelayanan Publik Sumedang. Jum'at (22/5/2026).
Kegiatan ini menarik ribuan warga yang memadati area sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.
Baca juga: Mahkota Binokasih Dikembalikan ke Keraton Sumedang Larang setelah Kirab Budaya di Jabar
Pantauan di lokasi, ratusan hingga ribuan warga rela mengantre panjang demi memperoleh sembako murah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, mengatakan program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat menghadapi hari raya.
“Dengan adanya pangan murah ini kami berharap dapat membantu masyarakat dalam menghadapi Idul Adha 1447 H sekaligus ikut mengendalikan inflasi,” ujar Tono.
Salah seorang pembeli, Ipah, warga Padasuka, Sumedang ini mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia membeli beras dan minyak goreng untuk kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
“Mudah-mudahan ini bisa ngebantu hingga Idul Adha nanti,” kata Ipah.
Baca juga: 94 Calon Jamaah Haji Kloter 29 Sumedang Berangkat ke Tanah Suci
Ia menambahkan bahwa harga minyak goreng di pasaran masih tinggi, sekitar Rp23.000 per liter untuk kemasan pasar grosir, sedangkan pada gerakan pangan murah minyak dijual jauh lebih murah.Dalam gerakan pangan murah tersebut, beberapa harga kebutuhan pokok yang ditawarkan antara lain.
Beras SPTH 5 kg dijual Rp55.000 per kilogram, sementara harga di pasar mencapai hingga Rp65.000 per kilogram.Minyak goreng kemasan 1 liter dijual Rp19.000 per liter.Telur ayam dijual Rp24.000 per kilogram. Serta sayuran yang djual mulai dari 5000 - 10.000 rupiah.
Editor : Husni Nursyaf