JABAR MEMANGGIL -Sebanyak 174 jemaah haji Kloter 22 Kertajati asal Kabupaten Garut resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Kamis, 7 Mei 2026.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Babancong Pendopo Garut.
Dalam sambutannya, Bupati Garut mengingatkan para jemaah agar fokus menjalankan ibadah haji dengan penuh keikhlasan serta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Ia menegaskan, kesempatan menunaikan rukun Islam kelima merupakan anugerah besar yang tidak didapatkan semua umat Muslim.
“Jemaah haji adalah tamu Allah. Saya berharap seluruh jemaah bisa menjalankan ibadah dengan ikhlas, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” ungkap Syakur
Selain itu, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah melalui dukungan fasilitas transportasi dan akomodasi selama proses keberangkatan.
Sementara itu, Kepala Kementeruan Haji dan Umrah Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, mengatakan total rombongan yang diberangkatkan terdiri dari 169 jemaah dan lima petugas haji. Namun, beberapa calon jemaah terpaksa menunda keberangkatan akibat kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.
Ia menambahkan, jemaah tertua dalam kloter ini berusia 93 tahun, sementara jemaah termuda berusia 17 tahun. Setelah dilepas dari Pendopo Garut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Embarkasi Indramayu sebelum terbang melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menuju Arab Saudi.
Indra berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Kabupaten Garut dalam kondisi sehat serta menjadi haji yang mabrur.
Editor : Husni Nursyaf