Retakan Aspal di Tol Cisumdawu Km 207+300 Akibat Pergerakan Tanah, Polisi Lakukan Contra Flow

jabar.memanggil.co
Polisi Lakukan Contra Flow  di ruas jalan tol Cisumdawu akibat pergerakan tanah  yang terjadi  di jalur arah Bandung-Cirebon.

JABAR MEMANGGIL -Petugas tol dan polisi  terapkan rekayasa lalu lintas contra flow akibat pergerakan tanah  yang terjadi  di jalur arah Bandung-Cirebon. 

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Agustinus Sudrajat mengatakan retakan mencapai kedalaman 2 meter, dipicu curah hujan tinggi di wilayah perbukitan.

Baca juga: Sumedang Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus Akselerasi Produktivitas Ekonomi, IPM Naik ke Peringkat 3 Jabar

"Retakan ini kami identifikasi berakibat karena curah hujan dengan intensitas tinggi. Memang ada beberapa faktor, seperti hujan, atau memang di situ wilayah yang cukup tinggi," ujar Agustinus, Selasa (7/4/2026).

Pergerakan tanaH ini menyebabkan retakan panjang 80 meter pada aspal Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Km 207+300, Kecamang Congeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Perbaikan pakai bore pile sedalam 30 meter sepanjang 100 meter, sesuai standar teknis dan keselamatan. Contra flow jalur B arah Bandung dari Km 206+125 hingga Km 208+200 bakal diterapkan tanpa batas kendaraan.

Baca juga: Lonjakan Harga Kedelai Impor di Sumedang Capai 22% Akibat Konflik Timur Tengah

"Selama contra flow berlangsung tidak ada pembatasan kendaraan, seluruh kendaraan masih bisa melintas," tambah Agustinus.

Sementara itu Kanit PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deny Ruchyat, perkirakan contra flow berlangsung 3-4 bulan. 

"Paling tidak untuk contra flow dilakukan 3 sampai 4 bulan selama masa perbaikan. Kita berupaya memangkas waktu, mudah-mudahan lebih cepat," katanya.

Baca juga: Titik Terang Pengelolaan Sampah Bandung Raya, TPPAS Sarimukti Jadi Pusat Pengolahan 3.700 Ton/Hari

Pelaksanaan contra flow  terus dilakukan para  Pengguna jalan diimbau hati-hati, kurangi kecepatan, dan ikuti petunjuk petugas.

 

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru