JABAR MEMANGGIL– Sebanyak 33 siswa Sekolah Dasar di Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mengalami gangguan kesehatan akibat dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi MBG pada Selasa (27/1/2026).
Gejala yang dikeluhkan meliputi mual, pusing, dan diare.
Baca juga: Uya Kuya Sosialisasikan MBG di Cipulir: Dorong Ekonomi Lokal dan Generasi Emas 2045
Penanganan Cepat oleh Aparat dan Petugas Medis
Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, membenarkan kejadian tersebut.
"Intinya ada siswa di SD Wargasari yang diduga keracunan. Untuk penyebabnya masih kami lakukan penyelidikan," ujarnya.
Baca juga: Komisi IX DPR Dorong Penguatan Tata Kelola MBG untuk Cegah Kejadian Tak Diinginkan
Penanganan awal dilakukan di fasilitas kesehatan setempat di bawah pengawasan polisi. Koordinasi dengan tenaga medis pun terus berjalan untuk memantau kondisi siswa.
Jumlah Korban Bertambah, Sumber dari Dapur SPPG Gandasari?
Kepala Desa Wargasari, Juanda, mengungkapkan jumlah siswa terdampak terus bertambah berdasarkan pendataan lapangan. Dari total 33 siswa, dua orang dirujuk ke RSUD Pagelaran, sementara 31 lainnya dirawat di Puskesmas Kadupandak.
Baca juga: Polres Cianjur Amankan 10 Pelajar Duel Gladiator Viral, Satu Luka Patah Tulang
Informasi awal menunjukkan keracunan diduga berasal dari makanan MBG yang disuplai Dapur SPPG Gandasari.
Namun, penyebab pasti masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang.Saat ini, polisi dan petugas kesehatan masih mendalami kasus ini. Warga diminta menunggu hasil resmi dan menghindari spekulasi. (Muchlis Bachtiar)
Editor : Husni Nursyaf