JABAR MEMANGGIL – Polres Cianjur mengamankan 10 pelajar SMP dan SMA diduga terlibat perkelahian duel ala gladiator yang viral di media sosial. Kejadian di Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, terjadi pada Sabtu malam (17/1/2026).
Kasus ini awalnya ditangani Polsek Sindangbarang, lalu dilimpahkan ke Satreskrim Polres Cianjur untuk pendalaman lebih lanjut. Para pelajar kini menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Video berdurasi 48 detik itu menunjukkan remaja bertarung satu lawan satu seperti gladiator, dengan suara instruksi di latar belakang. Duel berakhir tragis saat salah satu peserta dipukuli hingga jatuh tak berdaya. Video menyebar lewat pesan berantai dan medsos.
Satreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, mengonfirmasi penangkapan. “Kami amankan 10 orang yang diduga terlibat video ‘Gladiator’. Mereka masih status saksi untuk dimintai keterangan,” katanya.
Menurut Fajri, konflik bermula dari tantangan via direct message (DM) di medsos, dipicu status dengan inisial 'R' yang ditafsirkan sebagai 'ribut'. “Mereka janjian bertemu, lalu duel antar dua kelompok,” tambahnya.
Akibatnya, satu pelajar mengalami luka diduga patah tulang kaki dan dirawat di puskesmas. Polisi juga sita barang bukti, dua HP untuk rekam video, satu HP untuk DM, serta kendaraan yang dipakai ke lokasi.Semua tersangka pelajar SMP-SMA dari Kecamatan Cibinong dan Sindangbarang. Polisi masih dalami peran masing-masing.(Muchlis Bachtiar)