TPT Pembangunan Mini Soccer Ambruk, Polres Sumedang Periksa 9 Saksi

jabar.memanggil.co
Proses pencarian korban longsor Tembok Penahan Tebing  di lokasi pembangunan mini socer di Dusun Wates, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

JABAR MEMANGGIL - Polres Sumedang memeriksa sedikitnya sembilan saksi terkait longsornya Tembok Penahan Tebing (TPT) di area pembangunan mini soccer di Dusun Wates, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Peristiwa tersebut dipastikan bukan disebabkan oleh bencana alam.

Para saksi terdiri atas pekerja yang selamat serta sejumlah pihak terkait, dan diperiksa di Polsek Jatinangor.

Baca juga: Ravindra Airlangga Sosialisasikan MBG di Cilengsi Bogor: Tingkatkan Gizi Anak sekaligus Ekonomi Lokal

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, menjelaskan bahwa TPT dengan ketinggian sekitar 7 meter dan lebar 10 meter tersebut runtuh akibat kecelakaan kerja.

“Ini akibat kecelakaan kerja, bukan karena faktor bencana alam. Sampai saat ini kami telah memeriksa sembilan saksi,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Polres Sumedang Perketat Patroli Jelang Sahur, Amankan Pengendara Ugal-ugalan dan Tempat Hiburan Nakal di Bulan Ramadhan

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti runtuhnya TPT tersebut. Hingga kini, belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, insiden runtuhnya TPT tersebut menewaskan empat pekerja konstruksi dan menyebabkan dua pekerja lainnya luka-luka.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Sumedang: Mobil Box Terguling Tabrak Fuso dan Sedan, 8 Luka Termasuk 2 Patah Tulang

Dari delapan pekerja yang berada di lokasi, dua orang berhasil menyelamatkan diri, dua orang mengalami luka, dan empat orang meninggal dunia.

TPT ambruk saat para pekerja sedang melakukan pembangunan pondasi dasar (ceker ayam) pada struktur TPT di lokasi proyek mini soccer tersebut.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru