JABAR MEMANGGIL – Untuk mencegah terjadinya longsor susulan di Jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Polres Sumedang melakukan penanaman pohon keras di sejumlah titik rawan longsor. Jenis pohon yang ditanam antara lain Kaliandra, Jakaranda, dan Gamal.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, ikut langsung melakukan penanaman di lokasi longsor yang terjadi pada Kamis sore, di wilayah Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Baca juga: KKN Unpad di Sumedang, 3.382 Mahasiswa Fokus Penanganan Kemiskinan dan Sampah
Menurut Kapolres, langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya mitigasi agar tanah di kawasan tersebut lebih kuat dan tidak kembali mengalami longsor.
“Penanaman dilakukan agar tanah tidak kembali longsor. Jenis tanaman ini memang direkomendasikan karena memiliki akar yang kuat untuk menahan pergerakan tanah,” ujarnya, Jumat (26/12/2025).
Ia menambahkan, selama ini banyak tebing yang ditanami pohon pinus yang memiliki akar tunggal sehingga tidak cukup kuat menahan struktur tanah.
Baca juga: Polres Sumedang Panen Raya Jagung Hibrida Kuartal IV Seluas 15 Hektar
Karena itu, jenis tanaman yang digunakan kali ini dipilih khusus untuk kebutuhan mitigasi bencana.
Selain penanaman pohon, Polres Sumedang juga menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor berupa tanah dan batang kayu yang masih menutup badan jalan.
Baca juga: Terus Berkomitmen Terapkan SPBE , Pemkab Sumedang Akhirnya Mempunyai Smart Pole
“Alat berat kami kerahkan untuk mengevakuasi batang-batang kayu berukuran besar yang tidak mungkin dipindahkan hanya dengan tenaga manusia,” tambahnya.
Total sebanyak 300 pohon ditanam di sepanjang titik rawan longsor di kawasan Cadas Pangeran sebagai langkah antisipasi jangka panjang.
Editor : Husni Nursyaf