JABAR MEMANGGIL– Wakil Bupati Garut Putri Karlina menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan tadarusan Al-Qur’an bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Tauhid, Sekretariat Daerah Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut,
Kegiatan tadarusan ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh jajaran ASN dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan di lingkungan Pemkab Garut, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi spiritual bagi aparatur pemerintahan.
Dalam arahannya, Putri Karlina mengajak seluruh ASN untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbaiki integritas diri dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Menurutnya, penguatan nilai spiritual harus berjalan seiring dengan peningkatan kinerja birokrasi.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membangun kejujuran, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam bekerja. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam sikap dan pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menentukan wajah birokrasi pemerintahan. Oleh karena itu, pembinaan mental dan spiritual melalui kegiatan keagamaan seperti tadarusan dinilai penting untuk membentuk aparatur yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Putri Karlina juga berharap kegiatan tadarusan dan ibadah bersama yang rutin dilaksanakan selama Ramadan dapat mempererat kebersamaan antar ASN, sekaligus menumbuhkan semangat kerja kolektif di lingkungan Pemkab Garut.
“Dengan kebersamaan dan landasan spiritual yang kuat, saya berharap ASN Garut dapat memberikan pelayanan yang semakin baik, humanis, dan berkeadilan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan tadarusan ini menjadi salah satu agenda rutin Pemkab Garut selama bulan Ramadan, sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada capaian kinerja, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan spiritual.