JABAR MEMANGGIL- Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat dan Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan mobil Microbus terguling sehingga menewaskan 4 orang di tanjakan cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang pada sabtu 1 November 2025, pukul 20.10 WIB.
Dalam olah TKP tersebut Polda Jabar terjunkan Tim TAA atau Traffic Accident Analisis selidiki penyebab kecelakaan yang menewaskan 4 orang, ada 4 titik yang dilakukan video screaning di TKP tersebut. Senin (3/11/2025).
Baca juga: TMMD ke-129 Kodim 0608 Cianjur Percepat Pembangunan di Desa Mekarmukti
Selain itu di tempat kejadian, para personel Kepolisian menandai beberapa titik di Lokasi kecelakaan sesuai keterangan dari para saksi dengan menggunakan cat warna putih.
Menurut Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kompol Mohammad Amirul Hakim mengatakan dirinya membuat kendaraan apa yang menyebabkan kecelakaan baik dari faktor manusia, jalan, kendaraan dan cuaca.
"Itu tujuan kita kelapangan membackup polres apa yang dilakukan oleh kita itu singkron" Ucapnya.
Baca juga: Cegah Bullying di Sekolah Rakyat Pertama RI, Kasat Reskrim Polres Sumedang Beri Pembekalan Saat MPLS
Dirinya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan karena harus menunggu waktu 1 sampai 2 jam, apalagi supir elf masih dalam perawatan dan belum bisa untuk dimintai keterangan.
"Kita akan teliti dari apa yang sudah kota scan apa yang sudah kita mintai keterangan dari beberapa saksi, apalagi si supir masih dalam keadaan dirawat" Tambahnya.
Namun temuan sementara menurut nya kondisi jalan yang kemiringan nya yang sangat curam, bahkan dari atas jalan sangat menikung juga tidak ditemukan pengereman, sehingga memungkinkan rem blong, supir mengantuk dan penyebab lainnya.
Baca juga: TMMD KE-129: Satgas Kodim 0608 Cianjur Betonisasi Jalan 872 Meter di Desa Mekarmukti
Sementara itu jumlah korban yang dirawat di RSUD Umar Wirahadikusumah berjumlah 8 orang, 8 diperbolehkan pulang, 4 tewas. Selain itu bangkai elf kita susah berada di Gakkum Polres Sumedang.
Editor : Husni Nursyaf