JABAR MEMANGGIL — Akses jalan poros penghubung Desa Bangbayang (Situraja) dengan Desa Dayeuhluhur (Ganeas) resmi dibuka setelah dikerjakan melalui Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Kodim 0610 Sumedang. 

Jalan sepanjang 2,5 kilometer itu kini memberi alternatif rute yang lebih singkat ke arah Sumedang kota.

Dari total panjang jalan tersebut, program BSMSS melaksanakan pengecoran sepanjang 384 meter. Pengecoran ini menjadi bagian dari upaya bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk meningkatkan konektivitas desa dan aksesibilitas antarwilayah.

Penutupan program BSMSS dilakukan oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, Rabu (5/8/2026). Dalam sambutannya, Fajar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0610 Sumedang atas dukungan dan kolaborasinya. 

"Terima kasih kepada jajaran Kodim 0610 Sumedang. Terus tingkatkan kolaborasinya, soliditasnya. Apa yang bisa dibantu Pemda dan apa yang bisa dibantu Kodim 0610 Sumedang," ujarnya.

Fajar menjelaskan keberadaan jalan poros Bangbayang–Dayeuhluhur memberikan opsi rute yang lebih singkat menuju Sumedang kota. 

"Selain jalan utama Bangbayang ke Loji Situraja, juga ada jalan baru ke arah Dayeuhluhur," kata Wabup.

Terkait penggunaan anggaran, Fajar menegaskan efisiensi bukan hambatan jika ada semangat gotong royong. Ia berharap seluruh program dari pusat, provinsi, maupun kabupaten dapat terlaksana dengan baik dan tidak diselewengkan. 

Wakil bupati juga mengimbau masyarakat untuk turut serta merawat dan menjaga jalan yang sudah dibangun.

Kepala Desa Bangbayang, Umar, menyatakan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas terealisasinya proyek ini. 

"Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Program ini wujud nyata kolaborasi jajaran TNI, Pemda dan masyarakat Desa Bangbayang," ujarnya.

Pembangunan jalan ini diharapkan meningkatkan mobilitas warga, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagimasyarakat setempat.