JABAR MEMANGGIL– Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut mulai mengakselerasi implementasi program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) melalui sosialisasi petunjuk teknis (juknis) di Pendopo Garut.

Langkah ini menjadi tindak lanjut konkret hasil Rakernas X PKK, sekaligus menegaskan pergeseran pendekatan dari sekadar program administratif menuju gerakan berbasis dampak di tingkat keluarga.


Ketua TP PKK Garut, Tinneke Hermina, menegaskan bahwa Gelari Pelangi bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dari lingkup terkecil: keluarga.


“Program ini harus terimplementasi secara terarah dan terukur. Output-nya jelas—keluarga yang cerdas, mandiri, dan memiliki daya tahan ekonomi,” ujarnya.


Ia menekankan, keberhasilan program sangat ditentukan oleh kesiapan kader di lapangan. Karena itu, sosialisasi juknis menjadi krusial untuk menyatukan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas kader dari tingkat kabupaten hingga desa.


Menurut Tinneke, tanpa pemahaman yang seragam, program berisiko berhenti pada tataran konsep, tanpa menghasilkan perubahan signifikan di masyarakat.


Di sisi lain, Ketua II Bidang Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi TP PKK Jawa Barat, Ikeu Garnika, menilai pendekatan bimbingan teknis (bimtek) yang dilakukan sudah tepat, karena menyasar langsung para kader sebagai ujung tombak implementasi.


“Interaksi langsung ini penting agar kader tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai kondisi wilayah masing-masing,” ungkap Ikeu.

Ia menambahkan, jika dijalankan konsisten, Gelari Pelangi berpotensi menjadi salah satu pengungkit utama peningkatan literasi keluarga sekaligus penguatan ekonomi rumah tangga, khususnya di Jawa Barat.