IPDN Luluskan 1.404 Wisudawan, Tito Karnavian: “Harapannya Kebijakan Berbasis Pengetahuan”

jabar.memanggil.co
Mendagri Tito Karnavian saat Sidang Senat Terbuka di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor.

JABAR MEMANGGIL — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali mencatatkan tonggak penting dengan melahirkan 1.404 wisudawan pada Wisuda Tahun Akademik 2025/2026. 

Acara Sidang Senat Terbuka berlangsung di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, dan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Minggu (26/7/2026).

Baca juga: Polres Sumedang Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama Agustus 2026, 13 Tersangka Diamankan

Jumlah wisudawan tahun ini terdiri dari 45 doktor, 73 magister, 82 peserta Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan 1.204 lulusan Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan. Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, M.Si., menyampaikan laporan akademik dan pengumuman peraih lulusan terbaik.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kelulusan para pemikir muda tersebut dan berharap mereka mampu memperkuat tata kelola birokrasi nasional. 

“Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan. Para wisudawan diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan dan berlandaskan teori,” kata Tito.

Tito juga menyorot tingginya permintaan terhadap alumni IPDN dari para kepala daerah. Menurutnya, selain kemampuan akademik, lulusan IPDN dibekali kesamaptaan, kesehatan jasmani, mental ideologi, nasionalisme, integritas, dan disiplin kualitas yang membuat mereka diminati. 

Baca juga: KH Said Aqil Siradj Dukung Gus Rozin Jelang Muktamar NU, Tiga Agenda Besar Jadi Sorotan: Pesantren, Jam'iyyah dan Negara

“Nanti kita lihat apakah bisa dipenuhi semua, karena saya ingin mereka belajar dulu di daerah lain di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Peraih lulusan terbaik Dari Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, lulusan terbaik diraih Aji Bayu Ramadhan (pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur) dengan IPK 3,84. Ia juga menerima penghargaan Kartika Astha Brata.

Sembilan nama lain yang masuk 10 besar lulusan terbaik Sarjana Terapan dan berhak menerima penghargaan Kartika Sapta Abdi Praja berurutan adalah:Siti Ifadoh (Provinsi Jawa Timur) Mohamad Toriq Anwar, (Provinsi Jawa Tengah) Dwi Ajeng Ayu F (Provinsi Jawa Timur) Febyanti Rachman, (Provinsi Jawa Timur) Dwimas Januari Setiawan, (Provinsi Nusa Tenggara Timur) Charina Anggie Simbolon, (Provinsi Kepulauan Riau)I Kadek Bayu Swastika, (Provinsi Bali) M. Ramdhan, (Provinsi Jawa Barat) Agung Mirah Prayoga,(Provinsi Jawa Timur) Penghargaan lulusan terbaik untuk program pascasarjana:Program Magister Terapan Studi Pemerintahan: Elliya Nurul Firdaus, Program Doktor Ilmu Pemerintahan: Iin Mutmainnah, Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan: Ridwan Mochamad Ramdhani.

Baca juga: Bukan Sekadar Soal Dukungan, KH Said Aqil Siradj dan Gus Rozin Punya Titik Temu soal Masa Depan NU

Rektor IPDN menekankan bahwa momentum wisuda ini bukan hanya kebahagiaan keluarga para praja, tetapi juga capaian bagi Kementerian Dalam Negeri dan bangsa. 

Lulusan IPDN diharapkan menjadi sumber daya manusia yang mampu mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan dengan pemahaman teori dan keterampilan praktis yang memadai.

 

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru