Risa Kristalia Nurlaela, Ibu Muda Asal Garut Menorehkan Kepedulian Lewat Integritas dan Pemberdayaan

Reporter : Wildan Fadilah
Risa Kristalia Nurlaela, Usai Diwawancara

JABAR MEMANGGIL – Di balik perannya sebagai seorang ibu dan aparatur sipil negara (ASN), Risa Kristalia Nurlaela, terus menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai jalan. 

Perempuan asal Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu memilih menghadirkan manfaat tidak hanya melalui tugasnya sebagai ASN di Dinas PUPR Garut, tetapi juga lewat dunia usaha yang dibangunnya dengan mengedepankan nilai integritas dan kepedulian.

Perempuan kelahiran 4 Juni 1986 itu telah menapaki berbagai pengalaman profesional selama bertahun-tahun. Ketekunan, kemampuan beradaptasi, dan komitmennya terhadap pelayanan publik menjadi bekal yang mengantarkannya terus berkembang di berbagai bidang.

Bagi Risa, menjadi ASN bukan sekadar menjalankan tugas pemerintahan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan tanggung jawab kepada masyarakat. Nilai tersebut juga menjadi prinsip yang ia pegang saat membangun dan mengelola usahanya.

"Sebagai abdi negara, saya ingin tetap memberikan kontribusi kepada masyarakat di luar profesi saya sebagai ASN. Salah satunya dengan berupaya menciptakan lapangan pekerjaan di tengah tantangan global yang semakin pesat ini," ungkap Risa.

Sebagai Founder PT Cakrawala Dzikra Teknologi, Risa memandang bisnis bukan semata-mata sebagai sarana mengejar pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, sebuah perusahaan hanya akan berkembang secara berkelanjutan apabila dibangun di atas fondasi kepercayaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia meyakini bahwa karyawan bukan sekadar bagian dari operasional perusahaan, melainkan mitra perjuangan yang memiliki peran penting dalam menentukan arah dan masa depan usaha. Karena itu, setiap kebijakan perusahaan harus mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan memastikan seluruh karyawan Dzikra Group terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bagi Risa, langkah tersebut bukan hanya memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi merupakan bentuk perlindungan sosial agar setiap pekerja memiliki kepastian saat menghadapi risiko kerja maupun dalam mempersiapkan masa depan.

"Ini merupakan upaya kami memberikan perlindungan sosial dan kepastian bagi karyawan ketika menghadapi risiko kerja," tuturnya.

Di tengah persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif, Risa memilih membangun budaya kerja yang mengedepankan produktivitas, rasa saling menghargai, keamanan, dan pertumbuhan bersama. Baginya, integritas harus tercermin dalam setiap keputusan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan para pekerja.

Bagi Risa, keberhasilan bukanlah tentang seberapa tinggi seseorang melangkah, melainkan seberapa banyak orang yang dapat ikut bertumbuh bersamanya. 

Karena itu, setiap pengalaman yang dimiliki ia pilih untuk dibagikan, agar semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan, semakin banyak pelaku UMKM naik kelas melalui penguatan usaha, dan semakin luas manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Baginya, pengabdian yang paling berarti adalah ketika kehadirannya mampu membuka peluang, menguatkan sesama, dan meninggalkan manfaat yang terus bertumbuh." Ungkapnya

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang melalui pendampingan, inovasi, dan kolaborasi. Dengan semakin banyak UMKM yang maju, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Namun, kepedulian Risa tidak berhenti di lingkungan perusahaan. Ia juga memiliki misi yang lebih besar, yakni mendampingi dan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Garut agar mampu tumbuh lebih kompetitif, naik kelas, serta memiliki akses yang lebih luas terhadap pasar dan pengembangan usaha.

Dengan berbekal pengalaman membangun usaha dari nol lah, Risa kemudian aktif berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM di Garut.

"Ini saya lakukan semata-mata untuk memberikan pendampingan mengenai pentingnya membangun merek (branding), memperluas pasar melalui promosi digital, hingga mendorong pelaku usaha melengkapi legalitas usahanya agar mampu berkembang secara berkelanjutan." Pungkasnya

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru