JABAR MEMANGGIL - Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menggelar program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di wilayah hutan Perum Perhutani BKPH Ujungjaya KPH Sumedang, dengan sinergi bersama BPDAS UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Cabang Dinas Kehutanan, serta Perum Perhutani BKPH Ujungjaya.
Baca juga: Polres Sumedang Tangkap TNI Gadungan Penipu Penjual Telur di Pamulihan, Kerugian Jutaan Rupiah
Dalam acara tersebut, peserta menanam berbagai bibit pohon produktif seperti mangga, petai, dan jagung. Selain penanaman, rangkaian kegiatan juga diisi sesi edukasi tentang pengelolaan hutan dan lahan.
Materi disampaikan mencakup pentingnya menjaga keseimbangan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan, guna mendukung ketahanan pangan serta menjaga hutan tetap sehat, produktif, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Unpad International Fair 2026: Rayakan Keberagaman Budaya dan Buka Peluang Akademik Global
Ketua LMDH Desa Keboncau, Totong Barjah, mengungkapkan bahwa program RHL telah berjalan sejak 2024 hingga kini. Sebanyak 28 hektare lahan dikelola secara aktif oleh 52 penggarap dari masyarakat setempat.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan dari berbagai pihak yang membantu, mendampingi, dan memberikan edukasi. Ini sangat penting bagi kami, baik untuk memahami peraturan pengelolaan hutan maupun memanfaatkan lahan demi meningkatkan ekonomi masyarakat desa hutan di Keboncau," ujar Totong.
Baca juga: Warga Kebon Kol Panik Gara-Gara Monyet Jantan Besar Masuk Rumah, Damkar Sumedang Berhasil Evakuasi
Ke depan, LMDH berencana tidak hanya memasarkan hasil panen secara langsung. Mereka akan menggandeng unit usaha produktif untuk mengolahnya menjadi produk makanan olahan. Langkah ini diharapkan menambah nilai (value-added) dan potensi ekonomi lebih besar bagi warga Desa Keboncau.
Editor : Husni Nursyaf