JABAR MEMANGGIL– Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau langsung lokasi longsor yang melanda Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/4) dan menyebabkan badan jalan tertutup sepenuhnya oleh material longsor, sehingga akses tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca juga: Polres Sumedang Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama Agustus 2026, 13 Tersangka Diamankan
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang langsung mengerahkan alat berat untuk evakuasi bebatuan besar yang terbawa longsor. Upaya ini dibantu petugas gabungan dari TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
Dalam pantauannya, Bupati Dony menjelaskan langkah sementara sebelum perbaikan permanen. "Bekas longsoran akan kami pasang terpal dan cerucuk bambu. Setelah itu, kami akan buatkan tembok penahan tebing, serta pasang rambu-rambu longsor yang rapi," katanya.
Bupati juga meminta Pemerintah Kecamatan dan Desa, dibantu TNI-Polri, relawan, serta masyarakat, untuk terus memantau ruas-ruas jalan rawan longsor.
"Tujuannya agar bisa mengantisipasi dan mencegah sebelum terjadi, serta meminimalisir korban jiwa," tambahnya.
Baca juga: Bukan Sekadar Soal Dukungan, KH Said Aqil Siradj dan Gus Rozin Punya Titik Temu soal Masa Depan NU
Akibat longsor ini, jalan utama yang menghubungkan tiga Desa Margalaksana, Cimarias, dan Mekar Rahayu terputus. Pemkab Sumedang berupaya segera memulihkan akses warga.
Editor : Husni Nursyaf