Bupati Dony Buka PESKI Ramadan 1447 H: 1.657 Pelajar Sumedang Ikut Semangat Belajar Rohani

jabar.memanggil.co
Pembukaan PESKI oleh Bupati Dony di Masjid Agung Sumedang. (Foto: humas Pemkab Sumedang)

JABAR MEMANGGIL – Sebanyak 1.657 peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA memadati Masjid Agung Sumedang saat Pembukaan Pesantren Kilat Ramadan (PESKI) 1447 H/2026 M. Acara ini langsung dibuka oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada Senin (2/3/2026).

PESKI bertema “Internalisasi Nilai Gapura Panca Waluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil ‘Alamin Menuju Sumedang Simpati Semakin Maju” berlangsung selama seminggu, dari 2 hingga 8 Maret 2026. 

Baca juga: Polres Sumedang Ungkap 12 Kasus Narkoba Selama Agustus 2026, 13 Tersangka Diamankan

Bupati Dony menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme peserta.

“Saya melihat anak-anak semua wajahnya berseri-seri dan penuh semangat. Ini membuktikan bahwa generasi Sumedang yang diwakili kalian merupakan generasi yang mau belajar, berubah, dan berbuat lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menekankan PESKI bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum emas di bulan Ramadhan. “Laksanakan dengan sebaik-baiknya. Jadikan ini kesempatan belajar di bulan penuh berkah,” pesannya. 

Baca juga: KH Said Aqil Siradj Dukung Gus Rozin Jelang Muktamar NU, Tiga Agenda Besar Jadi Sorotan: Pesantren, Jam'iyyah dan Negara

Dony juga mengapresiasi para pembimbing dan berharap pembinaan dilakukan dengan kesabaran, keteladanan, serta kasih sayang.

Ketua Panitia PESKI 1447 H, K.H. Drs. Sohibin menjelaskan Ramadan sebagai momen tarbiyah ruhiyah, fikriyah, dan ijtima’iyah. “Melalui PESKI, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga kuat spiritual dan berakhlakul karimah,” katanya.

Peserta terdiri dari 502 siswa SD, 349 siswa SMP, dan 806 siswa SMA, berasal dari SDN Sukaraja 1 dan 2, SMPN 1, 4, serta 5 Sumedang, MTs Almarzuqiyah Sumedang Utara, dan SMAN 1 Sumedang. Pembinaan melibatkan 79 pembimbing dan 23 panitia dari DKM Masjid Agung Sumedang.

Baca juga: Bukan Sekadar Soal Dukungan, KH Said Aqil Siradj dan Gus Rozin Punya Titik Temu soal Masa Depan NU

Agenda mencakup shalat dhuha, tadarus, muhasabah, ceramah Ramadan, serta aksi ekologi seperti gerakan kebersihan, hemat energi, dan penanaman pohon. 

“Saya harap lahir generasi Sumedang yang sehat lahir batin, berintegritas, berilmu, cekatan, serta rahmat bagi lingkungan,” pungkas Sohibin.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru