JABAR MEMANGGIL- Polres Sumedang berhasil mencetak tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan pengangkatan ubi Cilembu, makanan khas asli Sumedang.
Prestasi ini meliputi penanaman 18 ribu bibit ubi Cilembu dalam polybag, pembuatan masak besar sebanyak 4.050 cup kolak ubi, serta pembagian 4.000 paket bibit ubi siap tanam kepada masyarakat. Sabtu (14/2/3/2026).
Baca juga: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra, Deklarasi di Hadapan Ribuan Warga
Penyerahan sertifikat rekor langsung dilakukan oleh Senior Manager MURI, Triyono. Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini layak diapresiasi karena Polres Sumedang berhasil mengangkat potensi komunitas unggulan lokal.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mempromosikan keunggulan masing-masing, sehingga kekayaan kuliner Indonesia dikenal dunia," ujar Triyono.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa ketiga rekor ini merupakan hasil kolaborasi Polres dengan masyarakat.
Baca juga: PDGI Jabar Dilantik: 32 Juta Warga Jabar Sakit Gigi, Siap Kolaborasi dengan Pemprov
"Ini memotivasi generasi muda untuk melestarikan dan menanam ubi Cilembu sebagai makanan asli Sumedang," katanya.
Kegiatan yang digelar di Halaman Mapolres Sumedang ini juga mempertontonkan aksi kreator kuliner Bobon Santoso. Dengan semangat tinggi, ia memasak kolak ubi menggunakan tiga kuali besar, menghasilkan 4.050 cup yang langsung dibagikan gratis kepada anak sekolah dan warga setempat.
Baca juga: Bupati Sumedang Dony Muncul di PPP, Pamit Resmi Gabung Gerindra
Ubi Cilembu unik karena mengandung madu alami yang membuatnya manis tanpa gula tambahan, membedakannya dari varietas ubi lain.
Komoditas ini sudah diekspor ke negara-negara seperti Singapura, Hong Kong, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang, menjadikannya kebanggaan Sumedang.
Editor : Husni Nursyaf