Operasi SBL Biaya Ditanggung BPJS, Tak Perlu Keluar Rp74 Juta

jabar.memanggil.co
Dirut RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang dr. Enceng

JABAR MEMANGGIL- Direktur RSUD Umar Wirahadikusumah dr. Enceng menekankan pentingnya konsultasi dini. "Kalau ada masyarakat umum yang ingin, saran saya langsung konsultasi ke dokter. Nanti ditentukan apakah kasusnya tepat untuk operasi," katanya.

Menurutnya Biaya menjadi isu krusial. Operasi ini ditanggung penuh BPJS Kesehatan (JKN), sehingga pasien tak keluar biaya apa pun. Jika bayar sendiri, tarifnya mencapai Rp74 juta – angka yang mahal bagi masyarakat umum. Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Resmi Gabung Gerindra, Deklarasi di Hadapan Ribuan Warga

Saat ini, ketentuan BPJS masih berbasis kelas 1, 2, atau 3. Namun, ke depan akan beralih ke sistem INA-CBG atau IDRG dengan tarif tunggal tanpa kelas.

Baca juga: PDGI Jabar Dilantik: 32 Juta Warga Jabar Sakit Gigi, Siap Kolaborasi dengan Pemprov

Untuk pasien PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang kartunya dinonaktifkan, RSUD siap bantu. "Kami buat surat keterangan rawat atau berobat yang disepakati dinas terkait. Bisa diaktifkan kembali, tapi harus update data dalam 3 bulan. Kalau tidak, akan dihapus permanen," jelasnya.

RSUD menyarankan komunikasi cepat dengan Dinas Sosial atau puskesmas jika ditemukan kasus nonaktif, sesuai instruksi Kementerian Kesehatan dan provinsi.

Baca juga: Bupati Sumedang Dony Muncul di PPP, Pamit Resmi Gabung Gerindra

Harapan Baru untuk Penderita Parkinson di Jawa BaratKeberhasilan ini membuka harapan baru bagi penderita Parkinson di Jawa Barat. RSUD Sumedang berharap menjadi pionir pengembangan layanan bedah saraf canggih di daerah.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru