JABAR MEMANGGIL -Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan ruang baru yang lebih representatif bagi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan kawasan perkantoran pemerintah daerah di Kecamatan Tarogong Kidul.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Garut Putri Karlina di Ruang Rapat Wakil Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Selasa, 12 Mei 2026.
Putri mengatakan, pemkab berencana merenovasi area sekitar kantor pemerintahan dengan memundurkan pagar kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Garut agar tersedia ruang baru bagi para pedagang.
Nantinya, para PKL akan ditempatkan di area taman yang ditata ulang sehingga kawasan perkantoran tak hanya menjadi pusat layanan administrasi, tetapi juga memiliki area usaha yang lebih tertib dan representatif.
Menurut Putri, penataan tersebut tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pemkab memastikan tidak akan melakukan penebangan pohon maupun merusak ruang terbuka hijau yang selama ini berfungsi sebagai paru-paru kota.
"Kita optimalkan ruang yang ada tanpa menghilangkan fungsi penghijauan," ungkap Wabup.
Pemkab Garut menargetkan penataan kawasan tersebut rampung pada akhir 2026. Meski dilakukan dengan anggaran terbatas, pemerintah memprioritaskan keselamatan pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan dan rawan terdampak arus lalu lintas.Selain itu, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata kuliner baru di Garut.
"Yang penting kita mau menyelamatkan PKL supaya tidak terganggu lalu lintas, sekaligus memaksimalkan potensi destinasi wisata," ujarnya.
Ia berharap relokasi tersebut menjadi solusi bagi semua pihak, mulai dari pedagang, pengguna jalan, hingga masyarakat yang datang ke kawasan tersebut.
Dengan relokasi itu, arus lalu lintas di sekitar kawasan perkantoran diharapkan lebih lancar, aktivitas ekonomi tetap berjalan, dan area publik menjadi lebih tertata.
Editor : Husni Nursyaf