JABAR MEMANGGIL– Satreskrim Polres Sumedang berhasil menangkap seorang pria yang mengaku anggota TNI gadungan, setelah videonya viral di media sosial karena menipu penjual telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Aksi penipuan ini menyebabkan kerugian hingga jutaan rupiah.Pelaku bernama Enjang alias Topan (64), mengaku sebagai kapten TNI dari Kodam III/Siliwangi.
Baca juga: LMDH Keboncau Tanam Ribuan Bibit Produktif di Hutan Targetkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa
Ia datang ke toko sembako di Pamulihan dengan mobil Honda CR-V putih bernomor palsu F 1147 QL, lengkap dengan atribut TNI. Topan berpura-pura menggelar bazar dan memesan telur sebanyak 270 kg.
"Setelah barang diterima, tersangka berjanji pembayaran dilakukan istrinya. Namun, uang itu tak pernah cair," ujar Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika saat konferensi pers, Rabu (29/4).
Baca juga: Unpad International Fair 2026: Rayakan Keberagaman Budaya dan Buka Peluang Akademik Global
Untuk mengelabui korban, Topan meminta mereka pergi ke Bank BRI Unit Cimanggung untuk bertemu "Bu Ida", istrinya yang katanya bekerja di sana. Korban, didampingi pegawai kecamatan, tiba di bank tapi pihak BRI menyatakan tak ada karyawan bernama Bu Ida. Saat itulah pelaku kabur.
Aksi serupa juga dilakukan Topan di berbagai wilayah: Bandung, Cisarua, Garut, Majalengka, Purwakarta, Soreang, dan Cimahi.
Baca juga: Perwira Seskoad Dalami Pembinaan Satuan di Garut Selatan, Yonif TP 890 Jadi Laboratorium Lapangan
Barang bukti yang diamankan polisi, mobil Honda CR-V putih, atribut TNI, buku catatan transaksi grosir, beras, telur, dan minyak.Tersangka dijerat Pasal 492 KUHP jo Pasal 486 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara hingga 4 tahun.
Editor : Husni Nursyaf