JABAR MEMANGGIL– Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Sumedang memicu longsor di Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan. Material longsoran menutup jalan utama yang menghubungkan tiga desa, sehingga akses transportasi Lumpuh total sejak pagi ini, Jumat (3/4/2026).
Longsor terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan menutup badan jalan sepenuhnya. Akses tersebut tidak bisa lagi dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca juga: Bupati Dony Buka Manasik Haji 1447H, Doakan Sumedang Lebih Maju dan Jauhkan Dari Bencana
Warga setempat bersama anggota Brimob Polda Jabar yang cepat turun ke lokasi langsung berupaya membersihkan material longsoran menggunakan alat seadanya.
Mereka membersihkan puing sambil menunggu kedatangan alat berat untuk evakuasi lebih lanjut.
Jalan yang terputus merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Margalaksana, Desa CimariasDesa Mekar Rahayu.
Mulyana, perangkat Desa Margalaksana, menjelaskan bahwa tebing yang longsor memiliki ketinggian sekitar 50 meter.
Baca juga: Longsoran Tanah di KM 142+8/9, KA Ciremai Terhenti di Jalur Maswati-Sasaksaat
Di atas tebing tersebut terdapat bebatuan berukuran besar, sehingga pembersihan material longsor hanya bisa dilakukan dengan alat berat.
“Dikhawatirkan terjadi longsor susulan karena kondisi tebing masih tidak stabil,” ujar Mulyana.
Selain titik utama di jalan penghubung tiga desa itu, dilaporkan juga terdapat beberapa titik longsor lainnya di wilayah Desa Margalaksana akibat curah hujan yang tinggi.
Baca juga: Polres Sumedang Rekonstruksi 65 Adegan Pembunuhan Kejam Teman Sendiri, Motif Dendam Pribadi
Petugas gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi dan mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Sementara itu, warga diminta untuk tidak melewati jalur tersebut hingga akses kembali dinyatakan aman.
Hingga berita ini dituliskan, proses evakuasi material longsor masih menunggu kedatangan alat berat dari instansi terkait.
Editor : Husni Nursyaf