JABAR MEMANGGIL– Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari ke-12.
Basarnas bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal, meski medan semakin menantang.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo, menyatakan pola pencarian tetap mirip hari sebelumnya. Namun, ada penyesuaian signifikan, Alat berat dipindah dari sektor A1 ke A2 akibat penebalan lumpur yang semakin tinggi.
"Kami juga maksimalkan penggunaan anjing K9 untuk deteksi korban," ujarnya.
Basarnas menekankan prioritas utama, keselamatan personel. Lewat Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan, mereka menghimbau seluruh tim Basarnas dan gabungan untuk waspada terhadap risiko di lapangan.
"Jaga kesehatan, jangan memaksakan diri jika kurang fit. Istirahat dulu hingga fisik dan mental prima," pesan tersebut.
Dalam operasi ini menunjukkan komitmen kuat Basarnas di tengah cuaca dan kondisi tanah yang ekstrem. Update selanjutnya akan disampaikan segera.