Lima Warga Sumedang Tiba di Tanah Kelahiran Setelah Terlantar Sebulan di Papua, Sambut Hangat Forkopimda

jabar.memanggil.co
Forkopimda Sumedang menyambut hangat lima warga yang terlantar

JABAR MEMANGGIL – Lima warga Dusun Cikareo Utara, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akhirnya tiba dengan selamat di kampung halamannya setelah terlantar selama satu bulan penuh di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. 

Mereka disambut hangat oleh Forkopimda Sumedang di Posko Terpadu Polres Sumedang, kawasan Terminal Ciakar, sebelum diantar pulang ke rumah masing-masing.Kelima korban, yaitu Rahya Efendi, Dedi, Jaja, Yusuf Maulana, dan Dede Gunawan, tertipu janji manis pekerjaan dari seorang mandor. 

Baca juga: Dirjen Fitrah Nur Tinjau Calon Penerima BSPS di Sumedang: Rumah Tak Layak Huni Langsung Dieksekusi Perbaikan

Awalnya, mandor dari sebuah perusahaan mengiming-imingi upah besar untuk bekerja di Papua. Namun, begitu tiba di lokasi, mandor tersebut kabur dan meninggalkan mereka tanpa kabar.Salah satu korban, Dedi, menceritakan pengalaman pahitnya. 

"Pada awalnya, mandor itu mengajak kerja dengan iming-iming upah besar. Tapi sesampainya di Papua, dia tak kunjung datang dan hilang entah kemana," ungkap Dedi di lokasi posko, Jumat (13/3/2026) malam.

Baca juga: Viral Anak Kecil Kakak-Adik Yang Memulung Botol Bekas di Cakung Diantar Polisi ke Sumedang, disambut Isak Tangis

Kisah mereka viral di jejaring sosial setelah memohon pertolongan untuk pulang. Berkat koordinasi cepat aparat dan pemerintah daerah, mereka berhasil dievakuasi dan dibawa pulang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah. 

Baca juga: Polres Sumedang Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Bupati: Mudik Aman Keluarga Bahagia

"Jangan tergiur janji manis tanpa verifikasi. Ke depan, Forkopimda akan mengupayakan pekerjaan bagi mereka di wilayah Sumedang," tegas Bupati Dony.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika  juga menyerahkan sejumlah sembako langsung untuk keluarga mereka.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru