JABAR MEMANGGIL-Alun-alun Sumedang kembali kinclong menjelang Ramadan. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin aksi bersih-bersih, membersihkan kotoran dan tumpahan minyak goreng dari pedagang kaki lima (PKL) yang mengotori lantai batu.
Aksi ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, dilakukan pada Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Dudung Apresiasi Kemajuan Sumedang, Puji Transformasi Digital dan Kesiapan Dukung Program Nasional
Saat ini, alun-alun yang biasa jadi tempat ngabuburit warga terlihat kumuh akibat limbah makanan gorengan.
"Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa kesadaran warga. PKL yang berjualan harus ikut jaga kebersihan fasilitas publik. Kita jaga bersama agar semua nyaman," tegas Bupati Dony Ahmad Munir.
Ia juga menugaskan Satpol PP bersikap tegas menjaga keamanan, ketertiban, dan keindahan alun-alun. "PKL ditata rapi, tidak boleh halangi trotoar atau jalan masuk. Jangan sampai minyak berserakan ke jalan," pintanya.
Baca juga: Dinsos Garut Kerahkan Pilar Sosial Rehabilitasi Rumah Warga di Cilawu
Kepala DLHK Sumedang menambahkan, aksi ini bagian dari persiapan Ramadan agar ruang publik tetap nyaman bagi warga berbuka atau ngabuburit. Pemerintah berharap kesadaran kolektif terbentuk, sehingga alun-alun tetap bersih sepanjang bulan puasa.
Editor : Husni Nursyaf