JABAR MEMANGGIL- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang melalui Penuntut Umum melakukan penyelamatan keuangan negara melalui penitipan pembayaran uang pengganti dengan total sebesar Rp 801.539.000. Rabu (17/9/2025)
Uang tersebut dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Anggaran Pembangunan Puskesmas Cisitu Tahun Anggaran 2023 Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.
Baca juga: Polisi Ciduk Kakak Tiri Pembunuh Bocah 12 Tahun di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat
Sehari sebelumnya Kejaksaan Negeri Sumedang juga telah melakukan Penyelamatan keuangan Negara melalui pembayaran uang pengganti dengan total sebesar Rp344.000.000,
Uang tersebut dari 2 orang Terdakwa dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Dana Simpanan Nasabah Pada Bank Plat Merah Unit Pamulihan Kantor Cabang Sumedang Tahun 2020-2021 terpidana Aditya Afriangga Nadzar Santos.
Baca juga: Menanam Harapan di Neglasari, HPSN 2026 Jadi Ruang Aksi dan Kepedulian Sosial
Menurut Kejari Sumedang Adi Purnama mengatakan Bahwa hal ini merupakan bentuk komitmen dan wujud eksistensi Kejaksaan Republik Indonesia khususnya Kejaksaan Negeri Sumedang dalam Kewenangan Penyelidikan,penyidikan,dan penuntutan.
" Ini yang tidak hanya menghukum badan tapi juga berupaya untuk memulihkan kerugian keuangan negara".
Baca juga: Sinergi Dengan Baznas, Polres Sumedang Resmikan Rumah Rutilahu di Bulan Ramadan
Dirinya menambahkan hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Editor : Husni Nursyaf