Peduli Warga Binaan, Lembaga Pendidikan Komputer dan Manajemen Actual Pesan Booth ke Warga Lapas

jabar.memanggil.co
Warga Binaan Lapas kelas IIB Sumedang,sedang mengerjakan pesanan booth yang nantinya akan di berikan kepada peserta PKW. (Jabar Memanggil/Husni Nursyaf)

JABAR MEMANGGIL - Peduli Warga Binaan, Lembaga Pendidikan Komputer dan Manajemen Actual Pesan Booth ke Warga Lapas Bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Komputer & Manajemen Actual (LPKMA) Warga Binaan Pemasyarakatan lapas kelas IIB Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang dibekali keterampilan membuat gerobak yang nantinya akan digunakan untuk para pelaku UMKM.

Menurut Kepala kasubsi kegiatan kerja lapas kelas IIB Sumedang, Asep Taridi mengatakan pembuatan sebanyak 40 booth tersebut akan dibagikan ke masyarakat, sebagai program PKW atau layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan.

Baca juga: Menbud Fadli Zon Tinjau Situs Sejarah dan Cagar Budaya di Sumedang

"Memang pembuatan booth ini merupakan salah satu program warga binaan juga, dan selain booth ada beberapa produk -produk yang di hasilkan oleh warga binaan, seperti kerajinan meja resin, keset, perkayuan, tata boga dan banyak lagi". Saat di temui di lapas Senin (9/10/2023).

Dirinya menambahkan pembuatan booth ini merupakan order yang kedua kali, ada sebanyak 70 booth yang di pesan dan yang sudah di distribusikan ke peserta LPKMA sebanyak 30 booth.

Baca juga: Libur Isra Mi'raj, Jalur Puncak Kembali Padat Usai Penormalan Dua Arah

"Sedangkan untuk produk lain kita jual melalui online,dan hasilnya ada premi untuk warga binaan, dan mudah-mudahan dengan adanya pembinaan dan pembekalan dari lapas nanti tidak akan mengulangi nya lagi,dan bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat", Tambahnya.

Sementara itu Kepala LPKMA, Eti Rusmiati menambahkan alasan pesan booth dilapas, ingin membantu lapas kepada warga binaannya supaya ada kegiatan.

Baca juga: Rakornas Paskibraka 2026: Tegaskan Pembentukan Generasi Penjaga Kehormatan Bangsa

"Selain kegiatan tersebut tentunya mereka mempunyai pengalaman, mereka harus yakin di dalam lapas ini tidak hanya diam tetapi berkarya untuk bekal setelah selesai dari sini", tutup Eti Rusmiati Saat memantau langsung pembuatan booth di lapas. (Husni Nursyaf).

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru