JABAR MEMANGGIL - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mencanangkan program Kampung Hortikultura sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Pencanangan tersebut ditandai dengan penyerahan 9.000 bibit cabai di kawasan Tanah Sareal, Bogor.
Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi, menyampaikan bahwa pembagian bibit cabai ini merupakan langkah awal yang nantinya akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian.
Baca juga: PKBM Cemara Perkuat Soft Skill Warga Belajar Lewat Pelatihan Public Speaking
“Ini baru tahap pertama pembagian 9.000 bibit cabai. Ke depan program ini akan dilaksanakan di seluruh Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pertanian,” ujarnya.
Selain pembagian bibit cabai, IWAPI juga mencanangkan pembentukan Kampung Hortikultura di seluruh Badan Pengurus Daerah (DPD) IWAPI se-Indonesia. Program tersebut bertujuan membantu pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki pengaruh terhadap inflasi. Karena itu, ketersediaan cabai, bawang merah, dan bawang putih perlu dijaga sebagai kebutuhan utama rumah tangga.
“Cabai menjadi salah satu komoditas yang dapat membantu menekan inflasi. Karena itu kebutuhan pokok seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih harus kita jaga bersama,” katanya.
IWAPI juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Ketahanan pangan, menurutnya, harus dimulai dari tingkat keluarga sehingga mampu menciptakan ketahanan pangan nasional yang kuat.
Baca juga: Kunjungan Wisata ke Kebun Raya Bogor Naik Lebih 50 Persen di Libur Tahun Baru
“Jika setiap keluarga mampu membangun ketahanan pangan, maka ketahanan pangan Indonesia akan semakin kokoh,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum IX yang membidangi Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan IWAPI, Susi Andrianis, menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program pembangunan, termasuk di sektor pertanian.
Melalui program Kampung Hortikultura, IWAPI berharap dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya budidaya tanaman pangan dan hortikultura secara berkelanjutan.
“Program Kampung Hortikultura akan dijalankan oleh DPD IWAPI di seluruh Indonesia. Kami berharap program ini dapat berjalan selaras dan bersinergi dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Baca juga: Studi Tiru ke Bogor, Pemkab Blora Dalami Regulasi Pertanian dan PAD
IWAPI juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan keluarga. Sebagai pengelola kebutuhan rumah tangga sehari-hari, perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bagi keluarga.
Selama ini IWAPI dikenal aktif di berbagai sektor usaha seperti fashion, kecantikan, konstruksi, konsultansi, dan kriya. Kini organisasi tersebut juga memperluas kiprahnya ke sektor pertanian sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
Dengan pencanangan Kampung Hortikultura dan distribusi bibit cabai ini, IWAPI berharap mampu mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Editor : Yudi Irawan