JABAR MENANGGIL – Tim SAR Gabungan terus berjuang di tengah cuaca buruk saat operasi pencarian evakuasi korban longsor di Pasirkuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Memasuki hari ke-6 pada Kamis (29/1/2026).Hujan ringan hingga sedang sejak pagi menyulitkan operasi, dengan visibilitas rendah dan risiko longsor susulan tinggi akibat kejenuhan tanah. Tim menerapkan pola ON-OFF selektif, prioritas utama keselamatan personel.
Baca juga: Basarnas Temukan 2 Bodypack Lagi di Hari ke-11 Operasi SAR Bandung, Total Akumulasi 85 Pack
Menurut Kepala SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan pencarian hanya dilakukan saat kondisi aman, dan dihentikan jika hujan deras atau lereng berubah.
Baca juga: Praja IPDN Capai 96,86 Persen Verifikasi KK di Sumedang, Dukung Pemerintahan Berbasis Data
"Hari ini, kemajuan signifikan terjadi siang hingga sore:Pukul 13.21 WIB: 1 bodypack (jenazah lama) di Worksite B1, dievakuasi untuk pemakaman keluarga (tidak masuk data korban longsor).Pukul 14.32 WIB: 1 bodypack di Worksite A1.Pukul 15.00 WIB: 1 bodypack lagi di Worksite A1.Total temuan hari ini: 3 bodypack (2 di A1, 1 di B1). ucapnya
Hingga sore ini akumulasi evakuasi mencapai 55 bodypack, dengan estimasi korban 25 jiwa. Tim DVI melaporkan per pukul 16.00 WIB, identifikasi capai 41 jiwa dari 42 bodypack yang diproses.
Baca juga: Wabup Sumedang Resmi Tutup Magang Praja IPDN Angkatan XXXIV, Tekankan Profesionalisme ASN Masa Depan
Serah terima korban pun teridentifikasi ke keluarga berjalan paralel. Operasi lanjut bertahap, disesuaikan cuaca dan stabilitas lereng berdasarkan rekomendasi safety officer. Pihak SAR meminta doa masyarakat agar pencarian korban hilang lancar dan personel terlindungi.
Editor : Husni Nursyaf