Bupati Sumedang Siap Berkomitmen Wujudkan Jabar Istimewa, Inilah Beberapa Programnya

jabar.memanggil.co
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melaksanakan kegiatan Sinergi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Dengan TNI/Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk Jawa Barat Istimewa di Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Karawang, Selasa (4/3/

JABAR MEMANGGIL- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, melaksanakan kegiatan Sinergi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Dengan TNI/Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk Jawa Barat Istimewa di Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Karawang, Selasa (4/3/2025).

Baca juga: Sekda Sumedang Ikuti Penanaman 78 Pohon dan Tebar 7.800 Benih Ikan di Waduk Jatigede

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menegaskan pembangunan manusia Jawa Barat yang unggul dan berkarakter menjadi tujuan utama dari program Jabar Istimewa.

"Diperlukan integrasi antara Pemdaprov Jabar dengan pemkab/pemkot serta unsur Forkopimda di masing-masing daerah agar program ini dapat berjalan secara efektif dan menyeluruh," katanya.

Sementara itu Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang mengikuti kegiatan tersebut untuk membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Jabar Istimewa.

"Kami berkomitmen bersama mewujudkan Jabar Istimewa," ucapnya.

Baca juga: Polres Sumedang Lakukan Takziah ke Rumah Duka Korban Pohon Tumbang di Jatinangor

Dirinya menambahkan, dalam kegiatan tersebut telah disepakati terkait dengan pemberantasan premanisme, kedua pendidikan istimewa untuk Jawa barat, ketiga kesehatan istimewa, dan keempat infrastruktur.

"Dengan komitmen ini tentunya akan menjadi sebuah ikhtiar bersama untuk mewujudkan Jawa Barat Istimewa," katanya.

Dony menyebutkan Pemda Sumedang akan segera menindak lanjuti kegiatan tersebut.

Baca juga: Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Dony Beri Penghargaan untuk Pembina dan Anggota Paskibraka Sumedang

"Berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan juga pemberantasan premanisme untuk memperlancar investasi yang ada," tutupnya.

Editor : Husni Nursyaf

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru