Kunker ke Kota Bogor,  Pemkot Yogyakarta, dan Surakarta: Belajar Percepatan Digitalisasi

jabar.memanggil.co
Perwakilan Pejabat dari Pemkot Yogyakarta dan Surakarta, saat lakukan Kunjungan Kerja Ke Pemkot Bogor. ( Jabar Memanggil/ Ist)

JABAR MEMANGGIL-  Pemerintah Kota Surakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta, yang diwakili oleh Kepala Bapenda Kota Surakarta, Tulus Widajat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Yogyakarta, Kadri Renggono, serta Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bogor, Selasa ( 5/12/2023).

Kunker tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah, di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor. Turut mendampingi adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Deni Hendana, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Rudy Mashudi, dan Kepala BJB Cabang Bogor, Heru Baharudin.

Baca juga: Pesantren Kilat Ramadan 1447H di Masjid Agung Sumedang Tambah Agenda Tanam Pohon dan Bersih-Bersih Lingkungan

Tulus Widajat, Kepala Bapenda Kota Surakarta, menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah mempelajari pengelolaan pajak daerah, retribusi, serta roadmap dan kebijakan terkait elektronifikasi sistem di Kota Bogor. Ia mencatat prestasi Kota Bogor sebagai juara kota terbaik dalam penerapan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2023.

"Aspek transparansi dan akuntabilitas pasti terpenuhi dengan digitalisasi, karena semua sudah tercatat dan diketahui siapa yang bertransaksi, apa yang ditransaksikan, besarnya, dan kapan," ungkap Tulus.

Baca juga: Guru Besar Unpad Keluarkan "Seruan Padjadjaran": Desak Pemerintah Tegakkan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Yogyakarta, Kadri Renggono, menambahkan bahwa mereka ingin belajar dari Kota Bogor yang berhasil meraih juara dalam digitalisasi. Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, menyampaikan bahwa setiap kota menginginkan Smart City sebagai identitas, karena digitalisasi membawa efektivitas, akuntabilitas, dan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

Deni Hendana, Kepala Bapenda Kota Bogor, menjelaskan tahapan dan program kebijakan yang dilakukan, termasuk pembangunan dasar hukum, roadmap digitalisasi, serta monitoring dan evaluasi. Kota Bogor juga memperluas digitalisasi sistem pembayaran, termasuk pembayaran pajak, retribusi, dan QRIS di berbagai tempat.

Baca juga: Sumedang Aktifkan Aplikasi LRT Mudik Lebaran, Pantau Tol Cisumdawu Hingga Pos Pelayanan Secara Real Time

Walaupun demikian, literasi digital kepada masyarakat tetap menjadi fokus, dengan Kota Bogor terus melakukan literasi, termasuk memberikan stimulus kepada masyarakat. BJB Cabang Bogor juga turut berkontribusi dalam percepatan digitalisasi di Kota Bogor, khususnya melalui kredit pemerintah. ( Y.Irawan)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru