JABAR MEMANGGIL- Tinggi Muka Air (TMA) Kali Ciliwung di Pos Bendung Katulampa, Kota Bogor, mengalami peningkatan pada Kamis malam (29/11) pukul 20.10 WIB.
Awalnya, TMA kali Ciliwung berada di 10 Centimeter pada Kamis sore, kemudian naik menjadi 130 cm pada pukul 19.39 WIB. Pada titik tertinggi, mencapai 160 Centimeter dengan status siaga 2.
Baca juga: Longsor Timbun Gudang Air Minum di Sumedang, Satu Karyawan Jadi Korban
Kepala Pos Pantau Kali Ciliwung Bendung Katulampa, Andi Sudirman menjelaskan Kenaikan TMA ini dipicu oleh hujan intensitas tinggi di Puncak Bogor dan Kota Bogor.
Baca juga: Menbud Fadli Zon Tinjau Situs Sejarah dan Cagar Budaya di Sumedang
[caption id="attachment_1637" align="alignnone" width="1280"]
Andi Sudirman, Kepala pos pantau Kali Ciliwung di Bendung Katulampa Kota Bogor. (Jabar Memanggil/ Y. Irawan)[/caption]
" Kenaikan TMA Kali Ciliwung ini dikarenakan hujan di kawasan Hulu Kali Ciliwung yakni di kawasan Puncak Bogor, di landa Hujan deras sehingga menambah debit air kali," Jelas Andi.Dan meningkatkan debit air Kali Ciliwung. Diperkirakan air akan mencapai Jakarta dalam 9-12 jam ke depan. Warga sepanjang Sungai Ciliwung diminta waspada terhadap potensi banjir, terutama dengan hujan deras yang masih melanda Bogor. ( Y. Irawan)
Baca juga: Libur Isra Mi'raj, Jalur Puncak Kembali Padat Usai Penormalan Dua Arah
Editor : Redaksi